Friday, 3 November 2017

bismillah

Hari ini saya terapkan soal pujian. Biasanya saya hanya puji Faqeeha, sholihah, cantik (haha emak2 sayang anak mah gini ya).
Kali ini saya mulai belajar menyebut serta, sebab kenapa saya memuji. Misalnya, "syukran, anak sholihah udah suapin ummi ๐Ÿ˜˜"
Entah kenapa selama 3 hari game level ini saya terapkan, suasana hati mood selalu. Saya 24 jam selalu bersama Faqeeha, usianya masih -hampir- 1 tahun. Nggak banyak nangis dan nggak banyak rewel, alhamdulillah. Jadi Ummi ikut selalu ceria bersamanya. ๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜

#hari3
#gamelevel1
#tantangan10 hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbunsayiip

Thursday, 2 November 2017

Tantangan 2 Game level 1 IIP Bunsay ๐ŸŽช๐ŸŽช๐ŸŽช

bismillah


Saat ini Faqeeha mulai terlihat hobi pukul2. Hmm, bukan masalah sih bagi saya, karena sekarang memang sedang masanya. Yang terpenting ada penyaluran yang tepat. Karena rasa ingin tahunya terhadap suara yang dihasilkan itu menjadi kepuasan baginya ☺.
Kalau masih pukul2 kerdus atau benda2 yang tidak berbahaya ataupun membisingkan telinga, saya tolerir.

Tapi beberapa kali ia pukul2 wajah. Termasuk wajah ummi dan abinya. Namun Ekspresi nya menunjukkan rasa ingin bermain☺.

Makanya, ketika ia mulai pukul wajah, saya pegang tangan mungilnya, lalu ucapkan, "Faqeeha sayang ummi? Dielus begini, sayang.." sembari mengelus lembut tangannya ke pipi saya.

Setelah dilakukan beberapa kali, ia tidak lagi memukul, tapi mengelus wajah. Saat mulai memukul wajah lagi, kami ingatkan dengan cara tersebut. Alhamdulillah, ia kembali mengelus jika diingatkan.

Saya paham bahwa jika menggunakan larangan yang tidak jelas misalnya, "jangan pukul, nak" artinya larangan ini tidak jelas. Sementara ia juga butuh mengekspresikan rasa sayang dan gemes. Jadi harus dijelaskan pula bagaimana cara mengekspresikannya, agar anak tidak bingung bagaimana mengekspresikannya ๐Ÿ˜™๐Ÿ˜š

#hari2
#gamelevel1
#tantangan10 hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbunsayiip

Wednesday, 1 November 2017

Game level 1 Bunsay ๐Ÿ˜€

bismillah

Tantangan Game level 1 IIP Bunsay ๐ŸŽช๐ŸŽช๐ŸŽช

Semalam kami diskusikan. Obrolan berdua, sepertia biasanya.
Tentang komunikasi saya dan suami. Bukan hal baru sebenarnya, karena kami sering melakukannya. Dan seperti biasanya, ia selalu berkata bahwa saya baik2 saja.
Padahal untuk masalah komunikasi, sepertinya saya yang harus banyak belajar untuk menjaga "kewarasan". Seringkali moody dan itu berpengaruh besar terhadap keseharian.
Namun sangat bersyukur, karena ada yang terus mendukung dan menyetujui keinginan saya,; bagaimana ia sebaiknya bersikap ketika saya sedang bad mood๐Ÿ˜ ๐Ÿ˜„.

#hari1 (sesuaikan hari tantangannya)
#gamelevel1
#tantangan10 hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbunsayiip
 

Saturday, 18 February 2017

nice homework 4

bismilla

A. Saya masih ingin menggeluti ilmu yang sama: ilmu pendidikan anak. Justru semakin hari semakin merasa tertantang. Tentu sesuai dengan waktu dan kemampuan yang saya miliki. Mengingat saat ini saya memiliki beberapa amanah: akademis, finansia dan pendidikan anak.

B. Saya belum bisa memenuhi 100% target sesuai checklist. Itu pun sepertinya kurang memenuhi yang diharapkan dalam IIP, dibuat setiap hari. Karena target saya perbulan.

B2. Misi kehidupan: inspirasi bagi masyarakat dalam bidang keilmuan Islam
Bidang: pendidikan anak, dan keilmuan Islam
Peran: inspirator masyarakat

C. Ilmu yang saya butuhkan:
1. Ilmu pendidikan anak (bunda sayang, bunda cekatan, bunda produktif, bunda shaleha)
2. Keilmuan Islam (ilmu hadis khususnya)

D. Milestone:
KM0-KM1: kuasai Bunda Sayang dan selesaikan kuliah jenjang Tamhidi 2
KM1-KM2: Kuasai bunda cekatan dan mulai mencari judul risalah
KM2-KM3: kuasai bunda produktif dan percepat penulisan
KM3-KM4: kuasai bunda shaleha dan selesaikan penulisan
KM4-KM5: evaluasi dan penambalan apa yang dirasa kurang, dan siap sidang thesis.

E. Ada yang perlu saya tambahkan terkait peran ssya sebagai ibu, untuk menguasai target2, sayapun perlu memperluas wawasan dalam ilmu pendidikan anak, ituyang perlu saya tambahkan dalam checklist NHW2
F. Bismillah... siap berjuang.... ๐Ÿ˜ค

Saturday, 11 February 2017

Nice Homework 3

bismillahNICE HOMEWORK #3

Saya sangat terlambat kerjakan NHW kali ini. Maklumlah, dengan adanya bookfair, suami kebanjiran pesanan kitab. Saya pun segan pegang gagdet terlalu lama. Saat putri kecil kami terbangun pun saya selalu fokus untuk membersamainya, komunikasi terus. Jadi hanya bisa pegang gagdet ketika Faqeeha tidur dan suami istirahat. Wal akhir baru buka grup IIP hari H pengumpulan NHW. Itupun hanya sempat baca materi dan NHW nya. Terkejutlah dengan tugas nya. Kirain hanya menjawab pertanyaan saja. Ala kulli hal ini yang bisa saya kerjakan๐Ÿ™



๐Ÿ‘จ‍๐Ÿ‘ฉ‍๐Ÿ‘ฆ‍๐Ÿ‘ฆNikah

Bagi anda yang sudah berkeluarga dan dikaruniai satu tim yang utuh sampai hari ini.

a. Jatuh cintalah kembali kepada suami anda, buatlah surat cinta yang menjadikan anda memiliki "alasan kuat" bahwa dia layak menjadi ayah bagi anak-anak anda.Berikan kepadanya dan lihatlah respon dari suami.
Saya belum bisa melihat respon suami, karena beberapa pekan ini begitu sibuk dengan amanah yang tidak bisa ditinggalkan. Biasanya sih suami memperlihatkan respon di waktu yang tepat. Hihi, saya menunggu saja ๐Ÿค—

b.Lihatlah anak-anak anda, tuliskan potensi kekuatan diri mereka masing-masing.
Putri pertama saya masih berusia 3 bulan, mulai banyak belajar bicara. Saya belum bisa menebak di mana bakat spesifiknya. Tapi saya punya harapan bahwa kelak ia menjadi seorang yang sesuai namanya, Faqeeha. Apapun yang akan ia geluti, saya akan support 100%.
Namun di awal tumbuh kembangnya, in syaallah saya akan ajak bersama menghafal AlQuran

c. Lihatlah diri anda, silakan cari kekuatan potensi diri anda. kemudian tengok kembali anak dan suami, silakan baca kehendak Allah, memgapa anda dihadirkan di tengah-tengah keluarga seperti ini dengan bekal kekuatan potensi yg anda miliki.
Saya selalu melihat bahwa saya punya banyak potensi dalam banyak hal. Namun belakangan ini saya sadari bahwa yang menggerakkan itu semua adalah adanya kemauan, dg izin Allah tentunya.
Saya ingin memberi keteladanan akan hal itu pada anak-anak kami. Melihat lingkungan yg saat ini saya hidup di dalamnya, saya lihat bahwa Allah sengaja mempersiapkan keluarga kami untuk menjadi keluarga pembelajar yang haus akan ilmu. Yang nantinyya sangat dibutuhkan di tengah-tengah masyarakat.

d. Lihat lingkungan dimana anda tinggal saat ini, tantangan apa saja yang ada di depan anda? adakah anda menangkap maksud Allah, mengapa keluarga anda dihadirkan disini?
Tantangan yang saat ini kami hadapi adalah tantangan akademis untuk menyelesaikan kuliah sambil berkeluarga, finansial (karena belum ada pemasukan tetap), dan tantangan berkeluarga itu sendiri (mengasuh dan mendidik anak).
Ya, saya yakin Allah tengah menempa kami agar mampu menyeimbangkan aktifitas, juga menjaga keselarasan hidup dalam ilmu, cinta dan kasih sayang. Sehingga kami bisa menjadi keluarga yang kompak dan bahagia, dunia akherat.

Saturday, 4 February 2017

Nice Homework 2 IIP

bismillah
Dalam minggu ini Nice Home Work (NHW)nya agak bikin saya deg2an. Bukan kenapa, tapi terus terang saya sendiri merasa khawatir bila target-target tidak mampu saya selesaikan dengan sempurna. Karenanya sengaja saya buat sedikiiiiit saja, ah, nggak apa, namanya juga step by step.

Sebagai pribadi:
Dalam bulan ini;
-menyimak rekaman kuliah
-menulis satu artikel

Sebagai istri: (ehm, yang ini minta bantuan suami tercinta loh)
Bulan ini:
-membuat minuman di pagi hari
-memijit suami setibanya di rumah
(Hedeh kesenengan nih abang)

Sebagai ibu:
Dalam bulan ini;
-mengajak ngobrol baby 3 kali sehari
-membuatk mainan edukatif sesuai buku pedoman permainan edukatif

Wednesday, 25 January 2017

Nice Homework 1 IIP

bismillah

Mendapat amanah baby, ternyata membuat ritme aktifitas saya jauh berubah. Pegang gagdet makin jarang (alhamdulillah), sosmed juga jarang terbuka, tapi ya..itu. minim informasi. Hehe.

Maka dari itu, saya putuskan ikut kuliah IIP (Institut Ibu Profesional). Alhamdulillah, banyak sekali ilmu yang saya dapatkan, walau perjuangan untuk pegang gagdet itu hmm... padahal hanya jadi silent reader di grup.

So, ini adalah tugas pertama saya:

๐Ÿ“šNICE HOMEWORK #1๐Ÿ“š

ADAB MENUNTUT ILMU

1. Tentukan satu jurusan ilmu yang akan anda tekuni di universitas kehidupan ini.

Ilmu pendidikan anak, atau saya lebih enak bilangnya, Tarbiyatul Aulad. Mengingat apa yang selama ini saya pelajari, ternyata sangat-amat kurang. Saya sudah belajar beberapa teori seputar Tarbiyatul Aulad, tapi selama merawat baby selama 2 bulan ini baru saya sadar, teori itu juga perlu konsep dan tehnik yang masih perlu dipelajari.

2.Alasan terkuat apa yang anda miliki sehingga ingin menekuni ilmu tersebut.

Tentu, karena kini saya tidak lagi hanya seorang istri bagi suami, tapi telah menjadi ibu. Madrasah pertama bagi anak-anak saya. Di sisi lain, anak adalah amanah dari Allah SWT yang kelak bisa menjadi penolong atau justru bumerang atas kita. Juga ada keinginan agar dari rahim kita muncul generasi yang berperan besar dalam kemajuan peradaban ummat ini.

3. Bagaimana strategi menuntut ilmu yang akan anda rencanakan di bidang tersebut?

Setelah niat, saya perlu menanamkan rasa haus akan ilmu, agar proses pembelajaran saya tidak pernah berhenti. Selanjutnya, tentu dengan mencari sumber-sumber terpercaya dan memperluas wawasan. Dari mana saja.

4. Berkaitan dengan adab menuntut ilmu,perubahan sikap apa saja yang anda perbaiki dalam proses mencari ilmu tersebut.

Yang perlu saya perbaiki adalah niat, juga konsistensi untuk mengikuti alur pembelajaran dengan tuntas. Serta kelapangan hati dan kesiapan mental untuk menerima setiap ilmu untuk nantinya diterapkan. Juga bersinergi dengan suami dalam menjalani semua ini.